Monolog

Rehat sejenak tak berarti berhenti

Masih banyak mimpi untuk diraih

Terkadang sampai saatnya kaki ini lelah untuk berlari

Ternyata bumi masih saja terus berotasi

Tidak menyisakan waktu barang sedetikpun untuk lengah

 

Untuk hidup yang terus berkompetisi, kalah menang itu biasa

Tapi adalah suatu kewajiban untuk terus berusaha menjadi yang terbaik

Menjadi yang terdepan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s