Hamster – Hamster Superb!

Dulu saya bukanlah pecinta hamster. Tapi Benar. Saya seorang pecinta binatang. Terutama yang lucu. Salah satunya hamster ini. Di kos an saya sekarang, ada peraturan yang mengatakan tidak boleh memelihara binatang. Tapi kira-kira setahun atau lebih belakangan, seorang anak ibu kos an tiba-tiba datang membawa hamster. Berhubung saya cukup dekat dengan ibu kos an, saya pun cukup berani untuk mengajak main si dua ekor hamster winter white itu. Saya sungguh terpesona untuk pertama kalinya setelah terakhir sejak SD kembali melihat hamster. Tapi ternyata tidak berapa lama, si hamster beranak. Mungkin tekepati saya sampai pada ibu kos, akhirnya saya dijanjikan untuk diberikan dua ekor. Artinya saya dapet izin untuk melihara binatang. Karena nggak sabar, akhirnya saya pun mesen hamster dua ekor lagi sama penjual hamster baik hati di Bandung (lupa namanya, dari kaskus aja kalo nggak salah). Hamsternya Top Markotop. Nggak bandel. Saya beri nama mereka Hamtaro si kuning golden (tapi bukan eek) dan Hachiko si item cantik. Saya pun membeli kandang dahulu sebelum mereka datang. Kandangnya yang mahalan, soalnya saya buat kebahagiaan dan kenyamanan binatang mah mau habis-habisan juga.

Hamtaro dan Hachiko "new comers"

foto dulu hams 😀
Rumah pertama 🙂

 

Selama beberapa hari atau minggu, mereka menjadi raja dari rumah tingkat dua sampai akhirnya datanglah dua ekor hamster baru pemberian dari ibu dan bapak kos (terima kasih ibu dan bapak kos). Malas mencari yang lebih susah lagi, akhirnya saya beri nama mereka Upin dan Ipin. Karena memang terlihat kembar dan sulit dibedakan. Untuk amatir seperti saya, memang saya lebih memilih jenis winter white saja karena mereka cukup jinak. Ternyata si Upin dan Ipin ini ketika saya masukkan ke rumah baru, langsung terintimidasi oleh hamtaro karena si Upin Ipin ini suka mendekati si Hachiko. Nggak pernah ngecek sih, tapi tampaknya mereka jantan. Merasa istrinya diganggu, ya Hamtaro pun selalu mendorong si Upin Ipin ini sampai jatuh. Takut stres lebih jauh, akhirnya saya lebih kandang lagi buat Upin Ipin.

Ternyata pertumbuhan badannya Upin lebih cepat besar dari badannya Ipin (untuk membedakan mereka dulu saya bisa, tapi karena sekarang jarang ketemu, jadi lupa. Maaf ya Pins) yang kahirnya membuat Ipin menjadi terintimidasi. Karena kasihan lagi dan mencegah stres (karena perkelahian mereka sempat membuat Ipin berdarah), saya beli kandang lagi. *apa sih nggak enggak buat kalian?* ternyata masing-masing hamster saya punya kelebihan dan keahlian masing-masing.

Hamtaro : Hamster tertua dan merupakan kakak pertama. Merupakan seekor Winter White golden. Berbadan Kuning.

Berat badan : unknown.

Ini Hamtaro sedang tidur *Itu didalemnya, ada Hachiko*

Umur : sekitar 2 bulan (saat memiliki kelebihan).

Karakter : Aktif. Hiperaktif.

Hobi : Menggigiti jeruji kandang dan pipis sembarangan.

Moto : Ini kandang gue, mau apa lo! (kecuali Hachiko, yang lain dilarang melintas).

Kelebihan : berat badan dan bisa tidur ngegantung kalau didorong Hachiko.

Hachiko : Hamster kedua. Betina (insyaAllah) walaupun terlihat kekar dan tegar. Menguasai seluaruh tempat. Merupakan seekor Winter White normal.

Berat badan : Lebih ringan dari hamtaro

Umur : Sama gede sama hamtaro

Karakter : Kalem tapi cerdas. Kalo games sama Ayahku, menang terus.

Sembunyi di balik bola olahraga

Hobi : Merebut segala yang sedang disukai Hamtaro

Moto : Tetap Cantik dan Seksi

Kelebihan : Cewek kuat bisa membuat hamster jantan lainnya takluk dan ‘takut istri’

Upin : Hamster ketiga. diduga jantan. Dilihat dari ciri-cirinya, merupakan Winter White pearl. Pejantan tangguh (beranak terooos sama betina lain)

Berat Badan : Unknown. Dulu sih lebih kecil. Sekarang segede gaban. Ngalahin Hamtaro

Umur : Setahunan

Karakter : pengikut premanisme. tapi kalau sama Ayah saya, baik banget. 

Hobi : Gigit jeruji dan pipis sembarangan

Moto : Let it flow

Kelebihan : gendut, males, tapi kalo lari kenceng, Gaya! Fotogenik. 

Sekalian, yang ke empat

Ipin : Hamster ke empat. Badan paling kecil awalnya.  Seekor Winter White Pearl juga. Saudara kandung Upin.

Berat badan : ringan

Umur : Seumuran dengan Upin

Karakter : Baik, kalem, tapi bisa pipis sembarangan

Hobi : Lari

Moto : Apapun asal senang Kelebihan : fotogenik juga, gaya 

upin Ipin (yang garisnya tebel itu Upin)
box makan pun jadi tempat nongkrong
Upin stretching
Tatapan "Heh?!??"
Gembulsss
Mari bermain bergembira ria 🙂
Upin Cinta Batik

Awalnya mereka di Bandung, berhubung waktu itu liburan, akhirnya saya gotonglah mereka ke Padang. Di karantina hewan sebentar, dan akhirnya mereka naik pesawat juga. Pulang kampung 🙂

Sayangnya tidak lama setelah saya balik lagi ke perantauan, Hamtaro dan Hachiko sempat sakit dan besoknya mati. Reaksi saya? Nangis di angkot (karena di telponnya waktu lagi di angkot). Sebodo amat. Karena merasa sayang pun, akhirnya ayah dan Ibu say membeli hamster lagi. lalu lagi lagi lagi. Yang “beruntungnya” juga pada beranak. Akhirnya hamster – hamster saya menjadi banyak sekali. tidak sempat lagi untuk menamai satu-persatu. Banyak diminta orang, tapi yang tinggal juga masih banyak. Tapi rumah rame (walaupun agak bau karena kandangnya jadi sungguh banyak sekali dan nyucinya giliran) :).

Tapi masing-masing hamster, saya sayang semuaaa 😀

Beberapa diantaranya yang sempat diabadikan *kandangnya*

kumpul bocah
the kandangs

 Campbells
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s