Hamster dan Cara Memelihara Hamster

Hamster merupakan salah satu hewan pengerat yang berada pada Ordo Rodentia. Hamster bukanlah tikus (seperti yang banyak dikira kebanyakan orang, apalagi anak ayam). Hamster sendiri merupakan hewan yang memiliki banyak jenis atau varians, diantaranya : Hamster Syiria, Winter white, campbell, robovskii. Selain itu juga ada hasil persilangan.

1. Hamster Campbell

Merupakan hamster yang banyak dipelihara oleh para hobiis. Memiliki ciri fisik yaitu tubuh yang kecil (dwarf) dan maksimal panjang 10 cm.

Karakter : hamster yang cukup aktif dan lincah. Menurut pengalaman saya sendiri, jenis hamster ini, merupakan jenis hamster yang suka menggigit (dibandingkan winter white). Karena itulah, hamster ini sedikit kurang cocok untuk dipelihara bagi orang – orang yang baru memelihara hamster, kecuali sering di ajak bermain (terutama dari kecil), sehingga kebiasaan menggigitnya bisa dapat diatasi. Berdasarkan dari berbagai sumber yang saya baca di internet, umur hidup hamster ini berkisar antara 1 – 2  tahun. Namun, bisa lebih lama. Seperti winter white.

Memiliki banyak varietas. (sejujurnya) memiliki ciri fisik yang cukup mirip dengan winter white. Adapun empat varietas utama hamster ini adalah : warna dasar, platinum, spot dominan, dan satin.

Contoh foto hamster campbell :

Campbell lilac
Campbell panda

2. Hamster Robovskii

Merupakan varian hamster yang memiliki tubuh paling kecil. Panjangnya maksimal 5 – 7 cm.

Karakter : Merupakan hamster yag agresif dan lincah. Biasanya tidak menggigit, namun jika ingin mengajaknya bermain dan untuk dielus, maka hamster ini bukan pilihan yang tepat. Hamster ini memiliki bentuk yang berbeda dan unik dibanding jenis lainnya. Memiliki umur hidup yang lebih lama yaitu 3 – 4 tahun. Tapi sepertinya jika bisa dipelihara dengan baik, dapat hidup lebih lama. Memiliki dua varietas utama : normal dan white face

Gambar dari internet (karena saya nggak punya) –> hamsternya muaaahal dan nggak bisa diajak main :

Robovski white Face (dr sini)
Robovski normal

3. Hamster Syiria

Merupakan hamster yang memiliki badan paling besar dari semua varian hamster. Bisa mencapai panjang 20 cm.

Karakter : Termasuk jenis hamster yang cukup jinak dan tidak suka menggigit. Memilii umur hidup 2 – 3 tahun, namun bisa lebih lama. Karena sifatnya yang jinak ini, maka hamster ini cukup cocok dipelihara oleh anak-anak. Memiliki banyak varietas warna.

Gambar dari internet :

Hamster Syiria

 4. Hamster Winter White

Merupakan jenis hamster yang paling banyak dipelihara, selain hamster campbell. Ukuran tubuh dan fisiknya mirip dengan hamster campbell.

Karakter : Memiliki sifat yang cukup jinak pada umumnya. Dapat diajak bermain dan jarang menggigit. Umur hidup sekitar 1 – 2 tahun, namun jika dipelihara dengan baik dapat lebih lama. Mirip dengan campbell. Memiliki banyak jenis dan warna.

Foto :

Winter white golden
Winter white normal

5. Hamster Cina

Saya belum pernah melihat secara langsung seperti apa hamster ini. Namun, dari referensi, hamster ini memiliki ekor dan bertubuh kecil. Umur hidupnya 2 – 3 tahun. Jarang ada di Indonesia juga sepertinya.

Gambar dari internet :

Hamster cina

Sifat umum hamster sendiri yaitu :

  • Hewan nokturnal / aktif di malam hari
  • Hewan yang bersih dan sangat teratur : terbukti dengan disiplinnya tempat yang ditandai sebagai jamban mereka. bahkan setelah saya membersihkan kandang mereka pun, mereka akan tetap memilih tenpat sebelumnya dimana mereka biasa buang air. tapi kalo boker sih, sembarangan.
  • Memiliki sifat kanibal : dalam sekali kelahiran, hamster bisa melahirkan anak sekitar 5 ekor atau lebih. dan induknya sapat saja memakan anaknya. Biasanya, anak yang dimakan itu dalam kondisi kurang sehat atau sakit.

Dalam memelihara hamster, hal yang penting yang harus rutin dilakukan adalah membersihkan kandangnya dengan rutin. Karena hamster merupakan hewan yang disiplin dan bersih, sekaligus memiliki penciuman yang tajam, mereka biasanya merasa tidak suka dengan kandang yang kotor terutama yang berasal dari air seni mereka sendiri. Idealnya sih kandang biasanya dibersihkan maksimal sekali seminggu. awalnya saya begitu. tapi setelah memiliki berpuluh – puluh hamster, agak kewalahan juga. jadi harus digilir deh bersihin kandangnya.

Untuk hobiis yang habis – habis an biasanya, setelah membersihkan kandang, selain memberikan serbuk kayu sebagai lapis untuk tidur mereka, juga biasanya menambahkan pasir untuk menyerap pipisnya hamster. kalau saya dulu selain pasir kasar, juga menambahkan pasir wangi atau halus. selain itu juga menggabungkan serbuk kayu kasar dan halus yang harum. Selain itu, biasanya ada kapas khusus yang juga saya masukkan untuk tidur mereka.

Air juga harus sering diganti dan pastikan air yang diberikan air yang matang, karena hamster sendiri hewan yang rentan diare dan terkena penyakit. Makanan pun sebaiknya tidak melulu diberikan kuaci atau biji bunga matahari karena untuk ukuran hamster, makanan tersebut cukup tinggi kolesterol jika hanya diberikan satu macam itu saja. sebaiknya divariasikan dengan biki jagung. sekalian untuk mengikis gigi mereka yang tajam. Para perternak hamster biasanya juga memberikan toge untuk pakan hamster mereka karena nutrisi yang bagus untuk hamster (tapi saya nggak pernah nyobain juga tuh, tapi kerabat yang beternak hamster biasanya dikasih itu).

Yang paling penting dalam memelihara hamster sih, hamsternya beneran harus dirawat. Nggak cuma sekedar buat pajangan yang bisa diajak main juga yah. Tapi “dipelihara” dan “dirawat”.

Salam Hamtaro berputar!

Advertisements

4 thoughts on “Hamster dan Cara Memelihara Hamster

  1. hai, aku juga memelihara hamster, jenis campbell (panda dan lilac). mungkin ada sekitar setngah tahun (karena aku beli yang anakan) dan sekarang sudah berkembang menjadi banyak 🙂 . beberapa hari lalu, sekitar tiga atau empat hari lalu, aku membeli jenis winter white usia 4 minggu (1 tiger btna, 1 violet btina, dan 2 saphire jntan) dari seorang breeder. malam pertama (aku memblinya sore hari sekitar pukul 16) aku memilikinya, salah satu saphire bertingkah aneh (karena aku tidak pernah mendapati campbell-ku bertingkah seperti itu). ia meloncat dan membanting dirinya (meloncat sambil mendongak lalu menjatuhkan punggungnya ke lantai) berulang kali. namun tingkah itu berhnti setelah aku memberikannya rolling wheel atau jogging wheel. ia akan terus berlari disana sampai ia kelelahan dan tertidur.

    yang ingin kutanyakan: apa yang terjadi padanya? apakah ia mengalami depresi akibat perpindahan majikan? apakah jenis winter juga sama seperti campbell yang suka ‘berolah raga’ di dalam wheel mereka (karena informasi dari sang breeder dan beberapa bahan bacaan di internet yang kubaca, winter termasuk jenis yang agak malas ‘berolah raga’ dan mereka lebih suka makan dan tidur)? dan yang terakhir, apakah bijak bila aku tidak memberikannya wheel karena melihatnya kelelahan membuatku merasa bersalah tapi aku juga tidak tega melihatnya menyiksa diri 😦 …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s